Seni Kriya Nusantara

A. Konsep Karya Seni Rupa Terapan

Bentuk kebudayaan yang paling sederhana muncul pada zaman batu. Hal tersebut berkaitan dengan tingkat kecerdasan, perasaan dan pengetahuan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi pada zaman itu. Untuk menunjang kelangsungan hidup, mereka membuat alat-alat dari bahan-bahan yang diperoleh di alam sekitar mereka. Sebagai contoh, kapak genggam dan alat-alat perburuan dibuat dari tulang dan tanduk binatang.

B. Pengertian Seni Kriya

Seni kriya sering disebut dengan istilah Handycraft yang berarti kerajinan tangan. Seni kriya termasuk seni rupa terapan (applied art) yang selain mempunyai aspek-aspek keindahan juga menekankan aspek kegunaan atau fungsi praktis. Artinya seni kriya adalah seni kerajinan tangan manusia yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan peralatan kehidupan sehari-hari dengan tidak melupakan pertimbangan artistik dan keindahan.

C. Unsur Karya Seni Kriya

Seni kriya mengutamakan terapan atau fungsi maka sebaiknya terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

1. Utility atau aspek kegunaan

Ø Security yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan barang-barang itu.

Ø Comfortable, yaitu enaknya digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Barang-barang terapan adalah barang yang memiliki nilai praktis yang tinggi.

Ø Flexibility, yaitu keluwesan penggunaan. Barang-barang seni kriya adalah barang terap yaitu barang yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Barang terap dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.

2. Estetika atau syarat keindahan

Sebuah barang terapan betapapun enaknya dipakai jika tidak enak dipandang maka pemakai barang itu tidak merasa puas. Keindahan dapat menambah rasa senang, nyaman dan puas bagi pemakainya. Dorongan orang memakai, memiliki, dan menyenangi menjadi lebih tinggi jika barang itu diperindah dan berwujud estetik.

D. Fungsi dan Tujuan Pembuatan Seni Kriya

1. Sebagai benda pakai, adalah seni kriya yang diciptakan mengutamakan fungsinya, adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung.

2. Sebagai benda hias, yaitu seni kriya yang dibuat sebagai benda pajangan atau hiasan. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan atau segi fungsinya.

3. Sebagai benda mainan, adalah seni kriya yang dibuat untuk digunakan sebagai alat permainan.

E. Jenis-jenis Seni Kriya di Nusantara

1. Seni kerajinan kulit, adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah dimasak, kulit mentah atau kulit sintetis. Contohnya: tas, sepatu, wayang dan lain-lain.

2. Seni kerajinan logam, ialah kerajinan yang menggunakan bahan logam seperti besi, perunggu, emas, perak. Sedangkan teknik yang digunakan biasanya menggunakan sistem cor, ukir, tempa atau sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Contohnya pisau, barang aksesoris, dan lain-lain.

3. Seni ukir kayu, yaitu kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan tatah ukir. Kayu yang biasanya digunakan adalah: kayu jati, mahoni, waru, sawo, nangka dan lain-lain. Contohnya mebel, relief dan lain-lain.

4. Seni kerajinan anyaman, kerajinan ini biasanya menggunakan bahan rotan, bambu, daun lontar, daun pandan, serat pohon, pohon pisang, enceng gondok, dll. Contohnya: topi, tas, keranjang dan lain-lain.

5. Seni kerajinan batik, yaitu seni membuat pola hias di atas kain dengan proses teknik tulis (casting) atau teknik cetak (printing). Contohnya: baju, gaun dan lain-lain.

6. Seni kerajinan keramik, adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. Contohnya: gerabah, piring dan lain-lain.

F. Teknik dan Bahan Karya Seni Kriya

Ada beberapa teknik pembuatan benda-benda kriya yang disesuaikan dengan bahan. Alat dan cara yang digunakan antara lain cor atau tuang, mengukir, membatik, menganyam, menenun, dan membentuk.

1. Teknik cor (cetak tuang)

Ketika kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia, maka mulai dikenal teknik pengolahan perunggu. Terdapat beberapa benda kriya dari bahan perunggu seperti gendering perunggu, kapak, bejana, dan perhiasan.

Teknik cetak pada waktu itu ada dua macam:

· Teknik Tuang Berulang (Bivalve)

Teknik bivalve disebut juga teknik menuang berulang kali karena menggunakan dua keeping cetakan terbuat dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan (bi berarti dua dan valve berarti kepingan). Teknik ini digunakan untuk mencetak benda-benda yang sederhana baik bentuk maupun hiasannya.

Teknik Tuang Sekali Pakai (A Cire Perdue)

Teknik a cire perdue dibuat untuk membuat benda perunggu yang bentuk dan hiasannya lebih rumit, seperti arca dan patung perunggu. Teknik ini diawali dengan membuat model dari tanah liat, selanjutnya dilapisi lilin, lalu ditutup lagi dengan tanah liat, kemudian dibakar untuk mengeluarkan lilin sehingga terjadilah rongga, sehingga perunggu dapat dituang ke dalamnya. Setelah dingin cetakan tanah liat dapat dipecah sehingga diperoleh benda perunggu yang diinginkan.

Disamping teknik cor ada juga teknik menempa yang bahan-bahannya berasal dari perunggu, tembaga, kuningan, perak, dan emas. Bahan tersebut dapat dibuat menjadi benda-benda seni kerajinan, seperti keris, piring, teko, dan tempat lilin. Saat ini banyak terdapat sentra-sentra kerajinan cor logam seperti kerajinan perak. Tempat-tempat terkenal itu antara lain kerajinan perak di Kota Gede Yogyakarta dan kerajinan kuningan yang terdapat di Juwana dan Mojokerto.

2. Teknik Ukir

Alam Nusantara dengan hutan tropisnya yang kaya menjadi penghasil kayu yang bisa dipakai sebagai bahan dasar seni ukir kayu. Mengukir adalah kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir.

Di Indonesia, karya ukir sudah dikenal sejak zaman batu muda. Pada masa itu banyak peralatan yang dibuat dari batu seperti perkakas rumah tangga dan benda-benda dari gerabah atau kayu. Benda- benda itu diberi ukiran bermotif geometris, seperti tumpal, lingkaran, garis, swastika, zig zag, dan segitiga. Umumnya ukiran tersebut selain sebagai hiasan juga mengandung makna simbolis dan religius.

Dilihat dari jenisnya, ada beberapa jenis ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan), ukiran rendah, Ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh. Karya seni ukir memiliki macam-macam fungsi antara lain:

a. Fungsi hias, yaitu ukiran yang dibuat semata-mata sebagai hiasan dan tidak memiliki makna tertentu.

b. Fungsi magis, yaitu ukiran yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual.

c. Fungsi simbolik, yaitu ukiran tradisional yang selain sebagai hiasan juga berfungsi menyimbolkan hal tertentu yang berhubungan dengan spiritual.

d. Fungsi konstruksi, yaitu ukiran yang selain sebagai hiasan juga berfungsi sebagai pendukung sebuah bangunan.

e. Fungsi ekonomis, yaitu ukiran yang berfungsi untuk menambah nilai jual suatu benda.

3. Teknik membatik

Kerajinan batik telah dikenal lama di Nusantara. Akan tetapi kemunculannya belum diketahui secara pasti. Batik merupakan karya seni rupa yang umumnya berupa gambar pada kain. Proses pembuatannya adalah dengan cara menambahkan lapisan malam dan kemudian diproses dengan cara tertentu atau melalui beberapa tahapan pewarnaan dan tahap nglorod yaitu penghilangan malam.

Alat dan bahan yang dipakai untuk membatik pada umumnya sebagai berikut:

a. Kain polos, sebagai bahan yang akan diberi motif (gambar). Bahan kain tersebut umumnya berupa kain mori, primissima, prima, blaco, dan baju kaos.

b. Malam, sebagai bahan untuk membuat motif sekaligus sebagai perintang masuknya warna ke serat kain (benang).

c. Bahan pewarna, untuk mewarnai kain yaitu naptol dan garam diasol.

d. Canting dan kuas untuk menorehkan lilin pada kain.

e. Kuas untuk nemboki yaitu menutup malam pada permukaan kain yang lebar.

Sesuai dengan perkembangan zaman, saat ini dikenal beberapa teknik membatik antara lain sebagai berikut:

a. Batik celup ikat, adalah pembuatan batik tanpa menggunakan malam sebagaia bahan penghalang, akan tetapi menggunakan tali untuk menghalangi masuknya warna ke dalam serat kain. Membatik dengan proses ini disebut batik jumputan.

b. Batik tulis adalah batik yang dibuat melalui cara memberikan malam dengan menggunakan canting pada motif yang telah digambar pada kain.

c. Batik cap, adalah batik yang dibuat menggunakan alat cap (stempel yang umumnya terbuat dari tembaga) sebagai alat untuk membuat motif sehingga kain tidak perlu digambar terlebih dahulu.

d. Batik lukis, adalah batik yang dibuat dengan cara melukis. Pada teknik ini seniman bebas menggunakan alat untuk mendapatkan efek-efek tertentu. Seniman batik lukis yang terkenal di Indonesia antara lain Amri Yahya.

e. Batik modern, adalah batik yang cara pembuatannya bebas, tidak terikat oleh aturan teknik yang ada. Hal tersebut termasuk pemilihan motif dan warna, oleh karena itu pada hasil akhirnya tidak ada motif, bentuk, komposisi, dan pewarnaan yang sama di setiap produknya.

f. Batik printing, adalah kain yang motifnya seperti batik. Proses pembuatan batik ini tidak menggunakan teknik batik, tetapi dengan teknik sablon (screen printing). Jenis kain ini banyak dipakai untuk kain seragam sekolah.

Daerah penghasil batik di Jawa yang terkenal diantaranya Pekalongan, Solo, Yogyakarta, Rembang dan Cirebon.

4. Teknik Anyam

Benda-benda kebutuhan hidup sehari-hari, seperti keranjang, tikar, topi dan lain-lain dibuat dengan teknik anyam. Bahan baku yang digunakan untuk membuat benda-benda anyaman ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya, seperti bamboo, palem, rotan, mendong, pandan dan lain-lain.

5. Teknik Tenun

Teknik menenun pada dasarnya hamper sama dengan teknik menganyam, perbedaannya hanya pada alat yang digunakan. Untuk anyaman kita cukup melakukannya dengan tangan (manual) dan hampir tanpa menggunakan alat bantu, sedangkan pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsi dan pakan. Daerah penghasil tenun ikat antara lain

6. Teknik membentuk

Penegertian teknik membentuk di sini yaitu membuat karya seni rupa dengan media tanah liat yang lazim disebut gerabah, tembikar atau keramik. Keramik merupakan karya dari tanah liat yang prosesnya melalui pembakaran sehingga menghasilkan barang yang baru dan jauh berbeda dari bahan mentahnya.

Teknik yang umumnya digunakan pada proses pembuatan keramik diantaranya:

a. Teknik coil (lilit pilin)

b. Teknik tatap batu/pijat jari

c. Teknik slab (lempengan)

Cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil, lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan keramik tradisional yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. Bentuknya tidak selalu simetris. Teknik ini sering dipakai oleh seniman atau para penggemar keramik.

d. Teknik putar
Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para pengrajin di sentra-sentara keramik. Pengrajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Para pengrajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang sama seperti gentong, guci dll

e. Teknik cetak
Teknik pembentukan dengan cetak dapat memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah berupa gips, seperti untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal, seperti alat alat rumah tangga piring, cangkir, mangkok gelas dll

Disamping cara-cara pembentukan diatas, para pengrajin keramik tradisonal dapat membentuk keramik dengan teknik cetak pres, seperti yang dilakukan pengrajin genteng, tegel dinding maupun hiasan dinding dengan berbagai motif seperti binatang atau tumbuh-tumbuhan

Sumber:

Bastomi, Suwadji. 2000. Seni Kriya Seni. Semarang: UNNES Press.

About these ads

89 Responses

  1. thank’s ya udah ngebantuin bikin tugas adik q

    mazgun says:
    makasih juga udah ngunjungin blognya.

  2. blog ini sudah membantu saya menyelesaikan tugas kesenian tentang seni kriya dan saya mendapat nilai bagus

  3. chip..thanks bgd.

  4. pak saya anak xi a8…..
    d tunggu ajarannya hari rebo lho pak..

    thx bwt artikel” nya

    mazgun:
    siap…!

  5. Trimakasih ada info bagus buat bekal mengajar siswa SMP…… bagaimana cara buat batik celup ikat dan model2 pengikatannya? ada berapa macam…..?
    Makasih masgun….

    mazgun:
    yg saya tau prosesnya dibuat bertahap tiap warna. Ikatan dilakukan sebelum pencelupan. Setelah warna pertama kering kita bs membentuk ikatan2 yg lain, celupkan kembali dalam warna yang berbeda, demikian seterusnya. Mengenai bentuk ikatan tergantung kreasi kita masing2, InsyaAllah kapan2 sy postingkan pak…mksh ats commentnya.

  6. Mazgun, tolong bantuin saya cara membuat kerajinan jumputan. thanks.
    mazgun
    kalau yang dimaksud jumputan pada kerajinan batik coba baca di alamat ini: http://www.bojonegoro.go.id/baru/documents/69/Kerajinan%20Batik%20Jumput.pdf – . Lengkap dengan proses pembuatannya. Semoga membantu…

  7. suweneng banget bisa sharing ngelmu nang keneh…
    minta kabar ya bos klo ada yang baru…tengkyu..
    mazgun:
    seneng juga bisa ketemu rekan-rekan pecinta seni, kapan-kapan sy kabari.

  8. thank’s ya dah ngasih elmu ma q

  9. mazgun,
    mau nanya dikit,
    di Indonesia ada gk ya beasiswa untuk belajar keramik?
    kalu ada informasinya, kabar2in yak mas,
    nuwwun sanged!!
    mazgun:
    sampai saat ini belum dapat infonya, tapi coba hubungi Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya Sleman Yogyakarta mungkin bisa membantu. Di sana juga banyak fasilitas studio dan bengkel keramik untuk pengembangan pendidikan. Makasih.

  10. tolong lain kali disertakan dengan faktor pembentukan seni tersebut dan juga dasar pemikirannya
    mazgun:
    Terima kasih atas sarannya guna perbaikan tulisan ini. Akan saya pertimbangkan…

  11. makasih banget mas, lengkap! ^^

  12. pak, bisa tlng posting contoh pmbuatan krya kriya utk tingkt sma k atas?
    mksh…
    mazgun:
    Sementara belum ada bu… Tapi akan saya usahakan, sambil saya cari bahan tulisan dari berbagai sumber. Mohon bersabar…maturnuwun.

  13. wah”””
    lebih luas lg y…
    hhhhhmmmmmm^_^

  14. ouh y…
    ttg anyaman donk…pak???
    thank’s
    mazgun:
    kapan-kapan ya…?

  15. minta tolong dijelaskan bagaimana tehnik membatik pada gerabah atau kayu bambu. Karena dulu saya pernah lihat kerajinan tangan seperti itu dan mau saya ajarkan kepada anak didik. terima kasih banyak…
    mazgun:
    kalau pada kayu atau gerabah biasanya dengan teknik lukis pak, buat saja sketnya langsung pada gerabah atau kayu, kemudian diwarnai secara bertahap. Bahan pewarna yang dipakai cukup dengan cat kayu biasa, dapat juga menggunakan cat acrilic, jika telah selesai bisa dilapisi dengan plitur atau clear agar awet.

  16. satu lagi jenis batik yang mulai menggeliat lagi, yaitu batik malangan (teknik tulis)..

  17. asik, ada bahan contekan, haha..
    makasih yaa..

  18. Kalo ga salah, antara seni kriya dan seni kerajinan itu beda kan? tapi, kalo di zaman sekarang kayaknya disamain aja. itu gimana mas?
    Oiya, tengkyu ya atas tulisannya. aku jadi punya bahan tulisan….^_^

  19. Thx for the information…
    ini sgtd mmbantu ak dlm pmbwtn tgs seni tngkat SMA
    Thanks bgtz…

  20. Makasih pak, atas infox….Xi a8….Jaln2 ke situs sy yah pak…..http://popruah.org/

  21. TFS :D

  22. thank you so much it helped me a lot for a homework project… thanks

  23. saya minta tolong kirim pengrtian kriya tenung,batik,kulit,bordir,anyaman,lukis,ukiran,logam,keramik

  24. makasi udah ngebantuin aku ngerjain tugas
    thanks banget banget banget

  25. thanks ya blog ini dah bisa ngebantuin q bwt tugas seni dan budaya tentang seni kriya..
    makasih yach…. ^_^

  26. thank’s bgt buwat artikelnya. aku jadi bisa ngerjain tugas Q. pinter banget deh kamu………………..
    tau aja klo bnyak yg butuh artikel tentang seni kriya.
    klo ditambah gambar pasti makin T.O.P B.G.T

  27. thanks zw..
    artikelnya bantu banget….

  28. kl bisa dikasih potongan infrmasi sejarahnya juga maz….

  29. makasih,
    Gbu

  30. ouw iiah kalo 9w bOLeh saran …tiap2 contoh seni kriya kasih contoh gambarnya iiah hhe4x…^^

  31. thanks udah posting gx Q tinggal copy be (^_^)

  32. tolong dong,kasih tau gW alamat seni rupa terapan daerah betawi n Datanya juga ya…..
    soalnya buat aku bikin tugas n aku harus kumpulin tgl 12.
    tolong ya……
    makasih masgun……

  33. ini blognya pak ade bkn????
    hoho
    aq dhany pakk..dlu diajar pak ade di kelas XI.IA.3..
    tp baru aja lulus..hoho
    mazgun:
    yups, betul Dhan…kul dmn, sukses ya…

  34. thank’s y om atz bntwn.a… blog.a sgt mmbntu sy
    klo dda yg bru kbr.n y om..

  35. Thank’z ea cuzh utda bntu bwd makalah

  36. Pak Kalo bisa karya-karya seni alternatif dan trobosan serta pngembangan terbaru tlong d bhs juga ya, soalnya sy tertarik & kpengen tau banyak tentang seni. Thanks.

  37. permisi pak.. bisa minta tlong gak saya ada tugas nih tentang seni kriya mancanegara… bapak bisa bantu? masalahnya saya bingung berat… mohon bantuannya yah pak..

  38. TERIMA KASIH ATAS ARTIKEL YANG SANGAT BERHARGA INI

  39. boleh minta tlong gag?ayuk ad tgaz dri scol nih….
    di sruh mncari contoh gambar besrta gagasan dan teknik pembuatanya dari berbgai mancanegra bsa bntu gag???? ayuk tunggu secpatnya

  40. thx bgdd bwd artikell yang anda muat ini . soo cool !!! hahagtz ..
    hmpir tmen seklas saia pakai ne artikel waktu dkasih tgas ma guru kes qt yang unik . hehehe . .
    tlong dumz posting artikel tentang seni kriya mancanegara .
    thx a lot

  41. terima kasih untuk artikelnya….semoga berguna untuk kita semua…..
    untuk mazgun salam kenal dan semoga lebih sukses untuk kedepannya…..

  42. mazgun, seni kriya sama kriya keramik sama gak??

  43. keren…
    keren….
    ciiiiip, sgt brgna… mkcihhhh…..

  44. terima kasih atas artikelnya

  45. trmakasih .. artikel ni sangat membantu..

  46. tq y,,,,,blogny bsa mmbntu tugas ku

  47. pewarna apa yang digunakan untuk membuat batik?

  48. trima kasih infonya,,,, bisa buat nambah referensi tentang seni kriya ukir logam. kalo punya referensi tentang seni kriya ukir logam dong,,,,,

  49. Thank’s y tuk info ny…..^^

  50. bagaimana teknik pembuatan bordir? reply as soon as possible! thanks.

  51. bagus juga untuk bahan mengajar siswa kami,,,, thank’s ya?!!

  52. boleh minta tolang gak

  53. salam kenal mas kunjungan perdana
    maaf belum sempat baca
    salam rahayu………..
    nanti saya pasti akan baca

  54. wah ga ada terapannya -_-”
    jadi pusing saya

  55. kenapa ga dikasi gmbar tntang seni kriyanya satu-satu

  56. klo seni kriya sma seni terapan mancanegara bedanya apa sih,.??
    contoh” sprti apa

  57. keren banget

  58. Selamat mengerjakan pelajaran seni budaya bab gambar perspektif. goo kelas VIII>C

  59. makasih udah bantuin tugas saya..

  60. 5ksih to iNfOx……..

  61. terima kasih artikelnya
    saya akan sangat berterima kasih jika anda berkunjung ke
    ” hfadhillah.blogspot.com”

  62. Pak,tolong masukannya…materi apa yang bisa diajarkan kepada siswa SMA yg bahan dan alatnya mudah didapat untuk sekolah yang di daerah..makasih sebelumnya…

  63. tq for the informasion

  64. di tunggu ajarannya

  65. thanks yup ^^

  66. Pak, mau tanya…, kalau batik dan wayang itu termasuk seni kriya sebagai benda pakai atau benda hias?? mohon di jawab, terima kasih…,

  67. lebih bgsz lg klw artikenya d tmbhkan asal daerahnya .. tHx

  68. bagaiman cara mengekspresikan kerajinan logam dari keris

  69. bagaiman cara menekspresikan seni kerajinan logam yang terbuat dari keris?gpl,cz da pr

  70. thanks ya artikelnya,akhirnya adik ku ga marah” lagi.

  71. makasih infonya :) berguna nih

  72. Reblogged this on callitasari and commented:
    izin reblog yah mas^^~

  73. thx maz gun artikelnya,
    kebetulan sy pas lg butuh banget
    godluck……………

  74. mas sejarah nya uyg mna yaahhggg

  75. maap massss..,.,.

    maksudnya sejara perkembangn seni kriya manca negara bisa dijelaskan.,.,.,.,.,.

  76. Baik sekLi..,

  77. Are gatto atas informasinya

  78. oh Iya… prinsip Seni kriya tu ap aj ea?….

  79. wah, tulisannya baguss sekali, sangat membantu saya dalam mengerjakan tugas, makasih, ya :D

  80. terimakasih banyak ,

  81. Terima kasih :)
    sangat mmbantu sy dlm mnyelesaikan tugas seni budaya..

  82. Makis ya,,
    membantu tugas aku,,,

  83. thank you mas bro atas pemberitahuannya

  84. thankzzzzzzzzzzzz bnget dah bntu krjain tgas gwe,,,,,,,,,,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: